Stories

[ Perjalananku Perjalananmu ] Rancaekek – Ganesa

Udara dingin masih belum beranjak pergi sementara matahari masih malu-malu untuk meninggi. Waktu berkejaran menembus Pagi, rasanya ingin sekali kembali memeluk mahluk kecil gembil yang masih terbaring manis di antara sela-sela kasur dan dinding. Tak bisa berdiam diri dan terlarut dalam nikmat nuansa pagi, harus segera mencuci diri dan bergegas pergi mencari sesuap nasi (hahaha.. nampak puitis) 😀

Saya lemah dalam hal bangun pagi, niat tinggal lah niat, alarm tinggal lah bunyi dan mati setelah menyerah karena tidak dihiraukan. Jarak antara rumah dan tempat kerja membutuhkan waktu tidak kurang dari puluhan menit, dan itu yang selalu membuat saya tergesa.

Tentunya banyak sekali cerita dibalik pagi sebelum akhirnya dapat berdiri dan duduk manis di depan komputer dalam gedung transparan yang di penuhi dinding kaca (gedung campus center barat). Tentunya ada fasilitas yang diberikan oleh instansi dimana saya berbakti, sebuah alat transportasi jenis bus disediakan untuk menghantarkan para ibu dan bapak sampai ke jalan Ganesa, tapi saya lebih memilih untuk tidak memilihnya karena beberapa alasan.

Menyetir mobil ke tempat kerja setiap hari bagi saya pribadi ada plus minusnya, keuntungan diantaranya dapat lebih flexible dalam mengatur waktu baik itu waktu berangkat maupun waktu pulang tidak harus terburu-buru dan mati bosan menunggu travel datang. Sedangkan minusnya, lebih menyita tenaga dan pikiran, tidak dapat menikmati tidur cantik selama perjalanan, tidak bisa membaca buku saat perjalanan, dan tidak dapat bersosialisasi dengan penumpang lain.

Berdasarkan pengalaman hidup, berikut alternatif alat transportasi yang mengantarkan saya sampai bisa duduk manis depan komputer di gedung campus center barat :

1. Arnes Shuttle

Layanan Arnes Shuttle adalah layanan shuttle (point to point) dari Bandung (Baltos) – Jatinangor (dari arah Sumedang, sebelum pertigaan Sayang). Jalur yang dilalui: Baltos (Balubur Town Square, Tamansari) – Jembatan Pasupati – Pasteur – Pintu Tol Pasteur – Tol Padaleunyi – Pintu Tol Cileunyi – Jatinangor (pp).

  • Jam layanan: pk. 05.30 hingga pk. 23.00
  • Pelanggan keberangkatan Baltos dapat naik di BTC
  • Tarif: Rp. 20.000,- /keberangkatan (10 tiket gratis 1)
  • Nomor telpon (tidak bisa reservasi harus datang langsung) :
    • Baltos (Bandung): Baltos: 0858.6000.3868 (isat), 0821.2112.12.93 (tsel), 0878.2439.8501 (xl)
    • Jatinangor: 0858.6000.3686 (isat), 0821.2112.12.39 (tsel), 0878.2439.8508 (xl)
    • BTC: 081214528161

Dari stop point Arnes Shuttle di Baltos untuk melanjutkan ke Jalan Ganesa (ITB) cukup naik angkot dengan jurusan panghegar – dipatiukur (warna atas angkot putih) atau angkot sadang serang – Caringin (warna atas angkot biru), angkot St. Hall – Cisitu (warna atas angkot ungu) tarif : 2.500,-/Keberangkatan.

2. Geulis Shuttle

Sama halnya dengan Arnes Shuttle, Geulis Shuttle juga merupakan layanan Shuttle dari Bandung – Jatinangor dengan rute yang sama, yang membedakan diantaranya :

  • stop point yang berada di Dipatiukur (samping SPBU Dipatiukur/Kimia farma Dipatiukur)
  • Tarif : Rp. 18.000,- /Keberangkatan
  • No Telepon Reservasi : 085794532196 (Nangor), 085794532195 (BDG)

Untuk melanjutkan ke Jl. Ganesa, kita dapat minta berhenti di dekat baltos, dan melanjutkan dengan angkot (sama dengan yang di atas), bila berhenti di stop point yang berada di Dipatiukur dapat melanjutkan dengan naik angkot Dipaiukur – Panghegar (warna atas ankot putih) dengan tarif Rp. 2.500,-/Keberangkatan.

3. Bus Damri

Pangkalan Damri yang berada tepat di depan kampus UNPAD Jatiangor, Rute bus damri dari Jatinangor ke Bandung adalah dari Halte Damri Unpad Jatinangor – Cileunyi – Gerbang Tol Purbaleunyi – Gerbang Tol Moh Toha – Jl BKR – Jl Pelajar Pejuang ’45 – Jl Laswi –Jl Sukabumi – Jl Jakarta – Jl WR Supratman – Jl Diponegoro – Jl Surapati – Jl Panatayuda – Jl Dipati Ukur – Halte Damri UNPAD Dipati Ukur. Begitu pula bila kita hendak menuju Jatinangor dari Bandung, rute tersebut berlaku sebaliknya. Tarif : Rp. 6000,- /Keberangkatan.

4. Elf jurusan Garut-Bandung (arah St. Hall)

Untuk menuju Bandung, dapat pula kita memilih alternatif kendaraan, misalnya Elf. harga tarif bersahabat Rp. 10.000,-/Keberangkatan (dari Cileunyi), dengan rute keluar pintu tol Pasir Koja. selain sensasi ngebut dan ugal-ugalan, elf juga menyuguhkan sensasi berdesak-desakan satu mobil dengan isi hampir 30 orang.

Untuk melanjutkan ke Jl. Ganesa dari St. Hall dapat naik angkot jurusan Cisitu (warna ungu) atau St. Hall – Dago dengan tarif Rp. 3.000,- /Keberangkatan.

5. Travel KKP ITB

Dari sekian banyak alat transportasi yang menjadi pavorit saya, ya ini travel KKP ITB, harga bersahabat Rp. 12.500/keberangkatan atau Rp. 100.000,- (untuk 10 x Keberangkatan), start dari ITB Kampus Jatinangor (tempat parkir samping asrama) rute yang dilalui sama dengan arnes shuttel hanya stop pointnya di kampus ITB Ganesa.

Itulah beberapa alternatif yang dapat saya share untuk menjadi pilihan saat menuju Jl. Ganesa. Selamat menikmati hari dengan beragam menu pilihan alat transportasi bagi yang menunaikan tugas di Ibu Kota Jawa Barat.

 

Iklan

2 thoughts on “[ Perjalananku Perjalananmu ] Rancaekek – Ganesa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s