Stories

Diet Kantong Plastik

Beberapa resolusi tahun baru yang tersusun apik dalam memori salah satunya yaitu “Diet Kantong Plastik”, mungkin jadi pertanyaan “kenapa harus diet kantong plastik, nggak sadar body?” kalau masalah body sudah jangan di perbincangkan. titik.

Kenapa harus “Diet” tidak langsung dituliskan “Tanpa”, karena saya sadar diri untuk dapat menembus garis 100% hidup tanpa kantong plastik untuk saat ini saya belum bisa, terkadang disaat tak terduga dan kepepet terkadang saya masih menggunakannya, walaupun itu saya simpan kembali untuk digunakan ulang serta tak lantas melemparkan begitu saja meluncur ke tong sampah (pembelaan :D).

Kita semua mengatahui akan peredaran kantong plastik dan kitapun semua menyadari betapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampah non organic dapat terurai serta bahaya yang mungkin timbul akibat penimbunan sampah kantong plastik tersebut. Kantong plastik dapat dengan mudahnya kita terima saat bertransaksi baik itu di supermarket, toko kelontongan atau bahkan saat membeli gorengan di tepi jalan, dan semua itu “GRATIS”.

Karena diperoleh secara cuma-cuma itulah, sehingga untuk sebagian orang tindakan membuang sampah kantong plastik dirasa tidak menjadi masalah, kapan pun dimanapun sebanyak apapun. Hanya sebagian kecil sampah kantong plastik yang terkumpul dan dapat di daur ulang, sebagian besarnya berakhir dengan manis di sungai, saluran air & drainase, pantai bahkan laut. Inilah salah satu penyebab bajir bila musim penghujan tiba.

Tanggal 21 Februari tahun ini, pemerintah akan me-launching kebijakan tentang pengenaan biaya pada kantong plastik belanja. Kebijakan ini dimulai dari penyumbang terbesar kantong plastik yaitu supermarket, hypermarket dan minimarket. Jadi terbayang kan, pada saat kita berada di kasir, dan petugas kasir menawarkan “apakah Anda perlu beli kantong plastik?” saat itu pula kita akan berfikir dua kali untuk menggunakan kantong plastik. Saya pribadi setuju dengan kebijakan ini, semoga dengan adanya kebijakan ini peredaran kantong plastik dapat ditekan sehingga dapat mengurangi sampah kantong plastik dan dapat mendorong kebiasaan konsumen yang terbiasa menggunakan kantong plastik beralih ke kantong belanja pribadi yang dapat digunakan berulang.

Di Indonesia sendiri “Gerakan Diet Kantong Plastik” sudah berlangsung beberapa tahun kebelakang, namun tidak ada salahnya bila kita baru sadar sekarang, karena sesungguhnya hal kecil dapat menjadi besar bila kita merubah kebiasaan menjadi sebuah perubahan.

Yuks, mulai sekarang kita Diet Kantong Plastik, dengan membawa tas belanja sendiri ketika berbelanja, dengan ini kita turut berpartisipasi aktif mengurangi jumlah kantong plastik yang menjadi sampah tiap harinya.

DSC_6683
inilah tas belanja saya yang setiap hari nangkring cantik dalam tas kerja

 

 

 

 

 

Iklan

3 thoughts on “Diet Kantong Plastik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s