Serunya Camping di Rumah

Siapa yang udah bosan di rumah aja? Bagi kalian yang WFH (Work From Home) atau SFH (School From Home) kayaknya langsung angkat tangan tinggi-tinggi. Memang waktu yang kita habiskan “Dirumah aja” tidak sebentar, saya saja sudah sekitar 4 bulan berada di rumah, dengan artian tidak keluar rumah demi memenuhi kebutuhan hiburan, dan kegiatan-kegiatan diluar kegiatan primer, kalau sekedar ke warung, minimarket/ supermarket pasti ada, barang sekali dalam seminggu.

Saya dan keluarga masih bisa bertemu langsung, walaupun intensitasnya jauh sebelum ada karantina, karena memang lingkungan keluarga tidak begitu berjauhan. Tentunya kami menerapkan protokol kesehatan.

Karena selama di rumah kadang ada bosan, jurus ampuh pak Suami dalam menyiasati rasa bosan adalah dengan cara beres-beres, ya memang hidupnya lebih rapi dibanding saya, sebagai masterpiece adalah rumput di halaman yang tumbuh subur selama masa karantina, barang-barang yang memilih untuk bertumpuk sebelumnya, sekarang sudah nyaman menempati storage nya. Disaat beres-beres itu lah, menemukan sesuatu.

Gulungan kain serupa tas panjang warna mencolok hijau stabilo, berhasil mencari perhatian, ternyata itu tenda. Tenda yang sudah lama hibernasi karena cukup lama tidak diajak berkemah. “aku ingin camping, Ayah, di halaman aja gelar tenda dan makan-makan kayak piknik“, celoteh si Nona saat Ramadhan kemarin. Tetiba ide pun muncul, kenapa tidak menggelar tenda di depan rumah saja? sepertinya cukup untuk mengobati rasa kurang piknik selama ini.

Sesama insan kurang piknik selama karantina, ide ini pun seperti angin segar dalam era New Normal. Jangan ditanya bagaimana antusisnya si Nona, dengan sigap dia siapkan kebutuhannya, seperti selimut, bantal, lampu, dan perlengkapan lainnya. Ibu sudah pasti mengambil alih urusan perut, sementara ayah menyiapkan tenda, api unggun, kayu bakar, hammock dan kopi.

Hujan yang kami khawatirkan akan turun di malam seperti malam sebelumnya ternyata tidak, angin yang selalu berhasil menggoyangkan dahan-dahan pohon ketapang yang kokoh pun, seakan sembunyi. Malam itu cerah, bintang berhamburan di atas langit, ini yang kami sebut semesta mendukung. Alhamdulillah.

Saya mau sharing camping di rumah, barangkali ada yang butuh hiburan juga di rumah seperti kami 😁 barangkali ada yang sudah bosan juga dengan Netflix dan drakor, yuk kita keluar sebentar, ga jauh-jauh cuma ke halaman 😁. Berikut yang perlu di persiapkan untuk camping di halaman rumah:

Memasang Tenda

Walaupun di rumah, tenda menjadi perlengakapan utama saat camping. Ukuran tenda bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Pastikan di dalam tenda dibuat nyaman, pakai karpet sebagai alas, di lapisi dengan selimut, siapkan beberapa bantal, dan lampu batre, tak lupa boneka kesayangan, ini sih berhasil membuat anak-anak lelap tertidur sampe besok hari. Kalau di dalam tenda nyaman, hangat, dijamin tidak ada yang kabur ke kamar tidur.

Api Unggun

Camping tanpa api unggun ibaratkan sayur tanpa garam, hambar. Membuat api unggun di halaman bisa aman selama jarak antara tenda maupun rumah tidak berdekatan, ini menghindari adanya percikan api yang mungkin saja bisa menyebabkan kebakaran. Kalau risau akan merusak rumput, boleh di coba dengan membuat semacam dudukan dari besi sebagai penyangga untuk menggantungkan perapian. kebayang ga tuh? hehehhe…. Api unggun bukan hanya sekedar penghangat dan pencahayaan, ini juga berfungsi sebagai sarana memasak, bahan masakannya bisa disesuaikan selera, ini kami pakai chicken wings kemasan, cukup tusuk dengan tusukan sate, lumuri sedikit dengan mentega, dan kasih sedikit kecap. Voilaaa…. chicken wings bakar ala ala 😁

Memasang Hammock

Hammock adalah sejenis tempat tidur berupa kain seperti ayunan yang digantung pada kedua ujungnya, bisa diikatkan ke batang pohon atau tiang. Hammock bisa menjadi alternatif tempat tidur kalau tenda tidak mencukupi. Ini sangat nyaman sekali, apalagi rebahan sambil selimutan… pasti lelap 😁

Persiapan Makanan

Walaupun camping di halaman, menu makanan baiknya dipersiapkan sebelumnya. Misalnya saja saat malam, jagung bakar, sosis bakar, marshmallow bakar bisa jadi alternatif untuk mengisi waktu malam, anak-anak pasti suka dengan kegiatan ini, tapi tetap harus dengan pengawasan orang dewasa karena ini berinteraksi dengan api.

Buat Plan B

Walaupun persiapan sudah matang, peralatan sudah terpasang sempurna, tapi cuaca diluar kuasa kita. Jadi ada baiknya juga kita membuat Plan B, kalau mendadak turun hujan dan acara di luar jadi kacau. Rencanakan tempat atau ruangan mana yang akan dijadikan tempat tidur, peralatan tidur yang akan dipakai, kegiatan apa yang akan dilakukan selama di dalam rumah, contohnya saja untuk membuang bosan menunggu hujan bisa menonton film bersama, apalagi kalau ada projector di rumah, suasana dibuat seperti bioskop, sedikitnya akan mengurangi rasa kecewa tidak bisa camping di halaman rumah.

Di atas beberapa hal yang bisa disiapkan saat camping di halaman rumah, walaupun saat ini pergerakan kita masih terbatas, harus sabar dan menahan diri dari kemauan camping di suatu tempat di luaran sana, tempat tidak menjadi hambatan untuk bahagia, bahagia itu kita yang ciptakan bukan ?

Jadi, selamat menikmati lelap di bawah sinar rembulan dan buaian hangat api unggun, dan ciptakan sendiri kebahagiaanmu di rumah.

2 thoughts on “Serunya Camping di Rumah

  1. Wah seru juga ya, ada aja nih idenya buat ngisi β€˜kehampaan’ selama masa karantina.

    Cuma untuk tenda, tampaknya harus dicari alternatifnya nih. Secara di rumah nggak punya tenda.

    Like

    1. Kehampaan jiwa raga ya mas, karena pergerakan masih dibatasi 🀭

      Kalo nggak ada tenda, bisa diakali pake kain sprei trus tambahin penyangga biar tegak, lumayan bisa dapet moment camping nya heheh.. 😁

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s